Tampilkan postingan dengan label kumpulan puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2011

Aku memang tak secantik bidadari dan tak seindah pelangi
Tak seharum bunga melati
Aku hanya sebongkah batu yang tiada arti
Mudah rapuh bagaikan duri
Tahukah kamu ,, kamu begitu indah dimataku
Tahukah kamu ,, kamu sangat berarati dihidupku
Tahukah kamu ,, aku sangat merindukanmu
Sungguh kuu tak mampu
Jujurlah padaku bila kau tak mencintaiku,,agar ku jauh darimu,,jangan siksa diriku atas nama CINTA ku,,tak sepantasnya kau menggantung hatiku,,sekejam inikah dirimu,,sampai kau tega membuang rasaku,,tanpa jawaban tanpa alasan.

Rabu, 14 September 2011

Akan Tetap Cinta

ku tak miliki harta yang ku punya hanya segenggam setia
ku tak miliki sempurna yang ku punya hanya cinta
ku bukan pujangga melainkan manusia biasa
ku bukan taman yang dapat menghiasi malam

jika ku bernyawa ku tetap mencinta
jika ku mati cinta ku akan abadi
jika aku dan kamu bersama ku yakin bahagia
jika terpisah ku yakin itu menyiksa

seandainya waktu menghendaki
cinta ini bersemi sepanjang hari
biarkan kenangan terlewati
tetapi tetap melekat dihati

Selasa, 13 September 2011

Bunda

Bunda . . .
Sejak kecil kau menimangku
Kau mengajariku sesuatu yang baru
Kau memberi kasih sayang sepenuh hatimu

Bunda . . .
Kau bagaikan matahari yang menyinari hariku
Kau selalu ada disaat kuu membutuhkanmu
Jika tanpamu terasa sunyi waktuku

Hari pun berganti hari
Siang pun berganti malam
Gelap pun menjadi siang
Sekarang masa remaja ku tlah datang

Ku harap kau tetap ada untukku
Meski sekarang ku tlah beranjak dewasa
Ku yakin kasih sayang mu masih tetap ada
Janganlah hilang begitu saja bunda

Ku berjalan tanpa henti
Menanti hadirnya kemenangang
Ketidakpuasanmu membuat hatiku kecewa
Suka dukamu selalu ku kenang

Bunda maafkan semua kesalahanku padamu
Kau telah memberikan segalanya untukku
Untuk membahagiakanku
Tetapi ku tak bisa membalas jasamu

karya : Sastratika

Senin, 29 Agustus 2011

selanjutnya...........

74
Hati ini langit begitu cerah
Hujan seakan tak pernah ada
Matahari bersinar dengan teriknya
Di sepanjang perjalanan hidup ini
75
Tangisanmu seolah membuatku senang
Melihatmu sakit aku ingin tertawa
Biar kau merasakan apa ynag pernah ku rasakan
Seberapakah hancur hati mu sayang
76
Cinta diman akau berada
Disini aku tetap setia
Meski hujan badai menghadang
Selalu ingat kasih sayang yang kau berikan

Saat ini ku merindukan tawamu,senyummu bahkan candamu
Semua tak”kan pernah ku dapatkan lagi darimu
Karena kau telah pergi meninggalkanku
77
Sempit atau luaskah dunia ini
Tuk menggapaimu kembali
Agar ku dapat meraih hati
Layaknya dulu lagi

Apakah kau masih menyayangiku
Agar kita dapat menyatu
Atau tiak mengkin tuk bersatu
Sempurnakah rasa cintaku

Seandainya kau menerimaku lagi
Ku kan menjadikan mu kekasih sejati
Tapi tak semudah itu tuk menggapai pelangi
Harapan ini ku serahkan padamu kekasih
78
Sepahit daun keladi
Semanis buah stawberri
Bila nanti ku pergi
Jangan kau mencariku lagi
79
Sedalam samudra telah ku telusuri
Alam semesta telah ku lalui
Meski kau tak menggapku lagi
Tetapi ku tetap menantimu kekasih

80

Wangi bunga du hamparan sunyi
Ku petik dengan kesungguhan hati
Senyum terindah yang akan ku beri
Padamu seorang diri

Pernah mencoba tuk berserah diri
Menjalani takdir yang tak pasti
Kemana kaki ini harus melangkah pergi
Mengikuti jejak yang tak bertepi



81
Detak jantung berbunyi
Menghilang bagai pelangi
Permata ungu jatuh ke bumi
Menghiasi setiap insane yang bersemi
Bunga melati harum putih mewangi
Akankah cinta ini akan abadi

82
Di kala ku menangis kau menangis
Di kala ku tertawa kau tertawa
Jika ku bersedih kau selalu ada
Jika ku gembira kau begitu juga

Sahabat sejati tak”kan pernah mati
Meski waktu yang memisahkan nanti
Kesetiakawanan yang kau beri
Tak”kan ku lepas sampai akhir hidup ini

Selama nafas belum terhenti
Kan ku jaga kau sepenuh jiwa raga ini
Agar kelak kau dapatkan hidup yang berarti
Sampai dunia mu hancur berkeping-keping menjadi puing





83

Melewati langit tanpa batas
Lautan yang sangat luas
Makna yang terdengar lugas
Terucap dan terlintas keras
Cinta yang tak terbalas
Kasih sayang yang tak terbatas
Membuat hati ini lepas
Dan masih membekas
Selama ku masih bernafas

84

Perjalan ini sangatlah melelahkan
Hanya terpaku pada satu tujuan
Yang belum tentu mengarah pada kebenaran
Detik demi detik yang membangunkan atas perjuangan mu pahlawan

Kau menyapa ku disaat ku terdiam
Kau mengajari ku disaat ku tak paham
Kau menasehati ku diwaktu ku terlelap dalam angan
Kau bina aku dikala ku terjerumus kea rah berlawanan

Maka ku sebut kau pahlawan tanpa tanda jasa
Jasamu tak dapat diukir dengan lukisan
Tak lekang di bayar oleh uang
Karena waktumu hanya untuk keberhasilan seseorang
85

Ketika suka membuat luka
Ketika sayang menjadi hilang
Ketika cinta telah padam
Ketika pandangan tak selamanya benar
Hidup ini penuh dengan cobaan
Yang tak henti-hentinya menghadang
Jika lau nanti ku telah tiada
Jangan setetes pun air mata itu terjatuh di tanah lapang

86

Samudra hindia sangatlah luas
Membentang di atas kertas
Hingga dunia terbelah dua
Memisahkan jiwa dan raga
Teringat akan sebuah cinta
Dulu cinta bersemi diantara kita
Kini telah leyap terbawa sang ombak
Terombang-ambing ke laut pekat

87

Rumah adalah istana
Meski tak indah namun sederhana
Kadang tebesit kata pisah
Mencari pengganti lembaran kisah
Tapi tak semudah itu membuang rasa
Karena tumbuh dengan cinta
Cinta di hati telah hilang
Tak’kan bisa lagi tuk di pertahankan
88

Malam ini terkesan sunyi
Karena tiada lagi kau disisi
Mencoba membuang rasa ini
Sampai terkubur terlelap api
Tapi detik ini pun ku tak dapat pergi
Tuk melupakanmu dari kehidupan yang fana ini
Jika suatu saat nanti ku tak bernafas lagi
Maafkan lah semua kesalahan ku ini

89

Cinta hanyalah mimpi
Yang tak”kan pernah terjadi
Cinta itu seperti duri
Yang sering menusuk hati
Cinta bagaikan air laut
Yang mengalir tapi rumit
Cinta itu layaknya bukit
Yang indah dalam waktu sempit
Cinta bagaikan akar yang melintang
Yang tegar tetapi membuat air mata berlinang
Cinta itu seperti samudra
Yang sempurna meski menyiksa

90

Andai ku dapat mengulang waktu
Waktu saat masih bersamamu
Dalam suka maupun duka
Dalam menangis maupun tertawa
Takdir ini yang harus kita jalani
Perpisahan yang tak dapat dihindari
Jangan mengharapkan ku lagi
Karena masih banyak yang lebih baik dari diriku ini

91

Cinta ku ini telah menghilang
Hilang terbang melayang
Jauh pergi tak ada arah dan tujuan
Sampai kapan ku harus mengambang di lautan

92

Siang ini jadi bebanku
Tak ada satu pun yang membantu
Seolah-olah ku di anggap batu
Yang terinjak-injak dibukit lalu

93

Jernih air di perairan sunyi
Kicau burung tiada henti
Indahnya langit yang selalu menemani hari
Seperti hati ku saat ini



94

Jika ku dapat menembus langit
Kan ku kejar secepat kilat
Jika ku dapat memutar waktu
Kan ku kembalikan dirimu itu
Agar mereka semua tahu berharganya kau bagiku

95

Sempitnya hati tak bertepi
Hati nurani hilang tanpa henti
Hatiku ini selalu saja disakiti
Dan tak ada rasa manis itu lagi

96

Hidup ini bagai roda yang terus berputar
Kadang suka kadang duka
Kadang tersanjung kadang terhina
Andai kau dapat sempurna
Tak ada lagi manusia hina
Karena ku akan senantiasa melindunginya

97

Kejamnya dunia menghentikan langkah
Langkah yang baik tiada arti lagi
Alangkah sia-sia hidup didunia ini
Jika hanya saling membenci

98

Merangkai hati yang patah
Sulit tuk di lupakan
Kejamnya tak ternilai
Membuat ku tak bisa tuk memaafkan
Luka yang tergores amatlah dalam
Selalu menghiasi malam kelam
Aku memang bukan siapa-siapa
Yang tak mempunyai harta maupun tahta
Tapi semua ini ku jalani dengan senyuman
Agar hasilnya juga memuaskan
99

Batin ku remuk bagai karang
Terpecah belah hingga lenyap
Dendam ini entah kapan terbalas
Samapi kiamat pun mendekat

100

Suara-suara serentak menghilang
Bagai bung ataman berguguran
Bukan aku tak ingin cinta
Tetapi cinta itu telah ku kubur dalam-dalam

101

Rasa ini telah menjadi abu
Sewaktu api membakar tubuh
Kekecewaan yang kau beri dulu
Kan ku kenang sepanjang waktu

102

Hentikan amarahmu
Pergilah ke laut mencari ketenangan
Kebahagiaan yang tak pernah kau dapatkan
Kesengsaraan yang selalu menyelimuti kehidupan
Cita-citamu takkan pernah terhalang
Jika ada kemauan yang dalam

103

Secepat inikah sayang itu hilang
Semudah inikah cinta itu lenyap
Apakah ini yang harus ku alami
Tampaknya hidup ini tiada artinya lagi

104

Indahnya kelopak matamu
Manisnya ku hisap madumu
Sejuknya bila berada didekat mu
Wanginya harum tubuhmu
Beraneka warna yang kulihat darimu
Mempesona gerakan lenturmu
Membuatku terpanah saat melihatmu
Oh…… bunga ku

105

Kan selalu ku tunggu
Disetiap waktu luangku
Indah raut wajahmu
Lembut bila ku belai dirimu
Halus seluruh tubuhmu
Terasa lemah jantungku
Karena kau peliharaan kesayangan ku

106

Ketika ku mati
Ku ingin kau menemani
Kau ajari aku tuk terakhir kali
Melepasku dengan ketulusan hati

107

Melihatmu sungguh bewarna
Tak pernah lepas dari angkasa
Kelap kelipnya malam menghampiri
Di hati ku yang tak karuan ini

108

Cinta itu setinggi langit
Seindah pantai
Seharum bunga
Sedalam samudra
Seluas jagat raya
Sebesar dunia
Sepanjang lautan
Sekuat ombak
Sejernih air

109

Aku bukan tumbuhan
Bukan pula hewan
Aku bukan sampah
Bukan pula indah
Ku hanyalah manusia biasa

110

Jangan bilang cinta bila tak tahu artinya
Jangan bilang sayang bila hanya di bibir saja
Jangan bilang suka bila hanya sekedarnya
Jangan bilanh kagum bila hany dengan kata-kata
Jangan bilang benci kalau akhirnya jadi cinta

111

Tak mudah tuk mendapatkannya
Tak mudah tuk menemukannya
Tak mudah tuk mencarinya
Tak mudah tuk menggapainya
Tak mudah tuk menggenggamnya
Tak mudah tuk memilikinya
Karena dia hanya ada satu didunia

112

Aku hanyalah seorang wanita jalang
Yang tergoda akan bujuk rayuan
Tetapi ku tak seburuk yang kau fikirkan
Karena ku masih punya perasaan

113

Detik demi detik berlalu
Bunga mekar menjadi layu
Dirmu bukanlah untukku
Tetapi ku masih saja mengharapkanmu

114

Aku hanya ingin menjadi temanmu
Tidak lebih dari pada itu
Setidaknya kau tahu itu
Ku tak mungkin berharap banyak darimu



Ku hidup karenamu
Ku bernafas tanpamu
Ku ada di sampingmu
Ku jaga kau disisi ku
Ku mati meninggalkanmu
Tak”kan ku lepas sampai akhir hayatku

115

Bukan cinta yang inginkan hati
Tapi hati yang inginkan cinta
Bukan api yang bermain cinta
Tapi cinta yang bermain api
Bukan cinta yang menjadi benci
Tapi benci yang menjadi cinta
Bukan cinta yang ku dapatkan
Melaikan perih yang ku rasakan

116

Suara hati untukmu tiada lagi
Hilang lenyap bagai debu
Kini ku jalani hari-hari tanpamu
Sungguh tak seindah lalu
Jalan ini yang harus kita tempuh
Ku harap kau merelakanku
Dan membuka lembaran baru

117

Aku memang tak seindah bunga yang mekar
Tak seterang rembulan malam
Tak berkelip seperti bintang
Tak secerah mentari pagi
Tak memiliki hati yang suci
Tak berwarna layaknya awan
Tak setinggi langit di angkasa
Tak sepanas teriknya matahari
Tak sedingin salju di kutub bumi
Tapi inilah aku



118

Suatu anugrah jika ku dapat mengenalmu
Suatu musibah jika ku tak bisa meraihmu
Suatu keindahan jika kau tersenyum manja di hadapanku
Suatu kemenangan jika kau jadi milikku
Suatu keikhlasan jika kau tak menerima cintaku
Suatu ikatan pertemanan akan ku berikan padamu jika itu yang kau mau

119

Tetesan air mata yang menerpa
Tak dapat menghapus luka yang terpendam
Aku hanya manusia yang tak punya perasaan
Seenaknya mempermainkan hati seseorang

120

Kicauan burung telah terdengar
Rembulan menghilang tanda mentari akan datang
Bangunkan dirimu dari angan dan impian
Jalani hari-hari dengan penuh keikhlasan

121

Waktu kau terlelap tidur
Kau merasakan indahnya malam
Waktu kau terbangun
Rasakan lah sejuknya hari

122

Ku tak bisa mengejarmu
Ku tak sanggup menggapaimu
Ku tak kuat merebut hatimu
Ku tak berarti untukmu
Ku bukanlah yang terbaik bagimu
Ku tak pantas denganmu
Ku bukan pilihan hatimu

123

Di tempat ini kau berpijak
Melangkah tuk mencapai tujuan
Tiap hari menimba ilmu pengetahuan
Agar tak menjadi buta kehidupan

Gedung tinggi menjulang ke awan
Bukan itu yang kau kejar kawan
Melainkan suatu pengalaman
Belajar menatap cahaya masa depan

Timbul keinginan yang dalam
Di bina dengan ketulusan
Tempat berbagi tawa dan canda
Tak dapat di ukir lewat mata

Cita-citamu begitu mulia
Menjadikan bangsa ini sejahtera
Tak seperti oknum lainnya
Yang hanya mengejar tahta dan harta semata



124

Cinta ini tulus tanpa pamrih
Sayang ini alami bukan lirih
Hidup ini bukanlah alasan
Tuk berbuat banyak kesalahan

Aku hanya wanita jalang
Wanita yang tak diharapkan
Rasa terpendam amat dalam
Tak lekang menepis masa kelam

Menatap indah merpati terbang
Berharap keajaiban itu akan datang
Hadir dalam mimpi malam
Memutar waktu kembalikan kesucian








Puisi








1
Lilin kecil menerangi hari
Menetes bagaikan air
Bila aku adalah “Bunga”
Rawatlah aku dengan penuh kasih sayang
Bila aku adalah “Merpati”
Berilah aku sebuah cinta yang suci
Bila aku adalah “Dermaga”
Jangan biarkan kenangan ini terhapus begitu saja
2
Laut biru luas membentang alam
Wajah mu yang indah selalu terbayang
Dihiasi dengan sebuah impian
Burung-burung melintas diatas awan
Membuat ku ingin mengatakan suatu hal
Bahwa sanya saat ini ku sangat merindukan mu sayang


3
Seputih cinta yang kau berikan
Semurni kasih sayang yang kau ciptakan
Seindah hari yang tak terlupakan
Sebutir kenangan indah yang kau wujudkan
Semua itu telah kau tinggalkan
Di lubuk hatiku yang terdalam
4
Ku melihat ketulusan dihati
Ku berjanji kau tak”kan ku sakiti
Walau hujan maupun badai menyertai
Tetapi cinta ini tak”kan pernah berhenti
Rasa cinta ini tak”kan pernah mati
Sampai akhir hayatku nanti
5
Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku
Menyayangimu membuat ku mengerti
Apa arti hidup yang sebenarnya
Karena tanpa cinta dan kasih sayang
Hidup akan menjadi sia-sia dan tersa hampa
6
Sedalam lautan luas yang mencekam
Seindah alam semesta yang diciptakan
Bagi ku kau adalah “Pangeran”
Yang selalu menghiasi malam kelam
7
Melihat bintang di langit
Indah memancar dihati yang sepi
Merindukan sang kekasih yang telah lama pergi
Bagi ku kau sangatlah berarti dalam hidup ini

8
Sebutir pasir di pantai
Menghiasi setiap pemandangan
Hijau dedaunan membuatku terniang
Teringat akan sebuah kenangan
Seolah-olah kau bersamaku menikmati keindahan alam
Tetapi sayang semuanya hanyalah khayalan
9
Melintasi awan yang tinggi
Cobalah untuk mengerti
Seberapa besar cintaku ini
Yang mengalir terus seperti air
Kelak kita akan bersama sampai mati
Di kemudian hari semoga cinta kita akan abadi


10
Secepat itukah kau melupakanku
Sebegitukah kau membenciku
Sesempurnakah dirimu itu
Selayaknya engkau tahu
Betapa aku sangat merindukanmu

11
Ku tahu kita tlah berpisah
Tak seharusnya ku mengatakan isi hati
Tapi semuanya tak dapat ku ungkiri
Karena aku masih mengharapkanmu kembali disisi

12
Ini kisah tentang aku
Yang cintanya kandas selalu
Ku ingin ketulusan cintamu
Hanya untuk diriku
Dan bila nanti ku pergi
Dan tak”kan pernah kembali lagi
Jangan pernah melupakan diri ini

13
Setiap kata yang terucap
Begitu banyak makna yang terdengar
Ku tahu ku tak pantas tuk menyatakan ini padamu
Bahwa ku sungguh-sungguh menyayangimu
Bahkan ku sangat mencintaimu pangeranku

14
Sejuta kenangan di antara kita
Tak”kan bisa terhapus begitu saja
Semua kenangan indah masih melekat dihati
Ku tak mungkin bisa melupakanmu kasih
Dan selayaknya kau tahu ku sangat mengharapkan mu kembali
Meskipun hanya menjadi teman sejati

15
Berlatih sekian kali
Berjalan tanpa henti
Bersama mimpi yang tak pasti
Setiap kata yang terucap datangnya dari hati
16
Sedetik ku berjanji
Namun ku ingkari
Sejenak ku bermimpi
Mungkinkah terjadi
Setiap ku berada disini
Tiada hal yang berarti
Semuanya telah pergi
Menghilang dari kehidupan yang fana ini
17
Tetesan embun pagi mengawali hari
Berjalan ke arah tepi tanpa memikirkan hal yang pasti
Jalani hidup ini dengan penuh arti yang tak pernah berhenti
Ku ingin bersamamu sampai akhir hayat nanti


18
Sekian lama ku berdiri
Membuat keputusan yang pasti
Sehingga tak menyakitkan hati
Hanya untuk mencari cinta suci
Maafkan lah aku kasih
Selama ini ku hanya membuatmu sedih

19
Desiran pasir di pantai
Gelombang ombak yang sangat memukau
Pepohonan yang menjulang tinggi sampai menembus awan
Membuatku terpanah ketika memandang

20
Saat ini ku tak melihat satu pun bintang
Yang biasa nya bersinar menghiasi malam
Dikala hati ini sedang gundah maupun senang
Ingin menggapai apadaya tangan tak sampai
Hanya bisa terdiam ketika menghilang
Oh ………….. Tuhan
Selama ini ku telah berdusta
Tapi ku berjanji suatu saat nanti
Ku akan memperjuangkan cinta sejati
Karena ku sadar cinta itu bukanlah permainan hati



21
Pernah terfikir dibenakku tuk melepaskanmu
Karena ku tak sanggup lagi denganmu
Semuanya ingin ku lupakan dari kehidupanku
Tapi ku tak bisa untuk itu
Kaulah yang ada di relung hatiku

22
Di batas asa ku merenung
Tanpa sadar ku berdusta
Membuatmu luka dan kecewa
Hanya memikirkan diri saja
Benar kata pepatah lama
Cinta itu datang dari hati bukan dari mata
23
Disetiap malam ku terlintas bayangmu
Membekas luka yang kau beri untukku
Menatap langit yang biru
Tak seindah ketika dulu
Berharap semua ini tak pernah terjadi
Hanya sebuah mimpi yang ku alami
Sejak kau pergi terasa gundah hati ini
Karena tiada lagi kau disisi
24
Jika ku dapat berlari
Ku akan lari dari kehidupanmu
Jika ku dapat menghilang’
Ku akan hilang dari sisimu
Jika ku dapat pergi
Ku akan pergi jauh meninggalkanmu
Jika ku dapat sembunyi
Ku akan sembunyi dari pencarianmu
Jika ku dapat memutar waktu
Kan ku hapus semua rasa yang dulu
25
Berjalan memandang keindahan
Ketika itu langit berawan
Hari kasih sayang telah datang
Sambutlah dengan senyuman
Jika suatu saat nanti kau berjanji
Janganlah kau ingkari
Berilah satu hal yang pasti
Agar ia mengerti
26
Sebenarnya dari lubuk hati yang terdalam :
Berat bagiku tuk melupakanmu
Berat bagiku tuk meninggalkanmu
Berat bagiku tuk melepaskanmu
Berat bagiku tuk merelakan kepergianmu
Berat bagiku tuk membuang semua kenangan yang dulu
Berat bagiku tuk berhenti menyayangimu
Berat bagiku tuk menghilangkan dari hati maupun pikiranku
Berat bagiku tuk menjalani hidup ini tanpamu

Tapi apadaya cinta ini tak direstui oleh ortu
cintaku bukanlah angin lalu ataupun debu
Cinta ini tulus nan suci padamu
Tak”kan begitu saja pudar maupun hilang
Dirimu telah melekat dihati
Membuat hari-hari ku menjadi bermakna,berwarna penuh arti
Dan hidup tanpamu duniaku akan terasa mati

Jika ku dapat meraih bintang
Kan kuberikan sebagai tanda ketulusan cinta ku padamu kasih
27
Indahnya sinar mentari pagi
Berharap kau datang tuk menemani
Berlarian mengelilingi bumi ini
Mencari cinta yang sejati
28
Begitu indah ketika memandang
Seperti bintang yang menerangi malam
Pancaran matamu membuat jantungku berdetak kencang
Kau tancapkan bias-bias cinta ini
Kau tanamkan sejuta kasih sayang
Dan semoga hanya untukku seorang
29
Melangkah melewati waktu
Usai sudah semua berlalu
Sebatas inikah cinta kita yang dulu
Menghilang bagaikan debu
Hari-hari menjadi kelabu
Hatiku menjadi tak menentu
Angan ku ingin tetap bersamamu

30
Tantangan hidup telah ku lewati
Ribuan masalah telah ku jalani
Rintangan hidup masih membekas dihati
Perkataan orang telah ku perbaiki
Sampai kapan ku sanggup tuk menghadapi semua ini

31
Sepi sendiri menahan tangis
Perihnya sangat menusuk hati
Berfikir tiada lagi yang peduli
Seorang insan yang terbuang dibumi
Tiada yang menyayangi dan mencintai
Meski begitu ku tak berkecil hati
Bila selalu menderita seperti ini
Tiada satupun yang bisa mengerti
Kukatakan semua ini
Jujur karena ku tak sanggup lagi
32
Aku ini bintang yang tak berkilau
Yang tak pantas di petik oleh engkau
Tak bisa tuk memberi cahaya
Hidup ku ini hanyalah sementara
Kisah kasih kita lewati bersama
Semoga engkau tak kecewa
33
Dengan mu ku merasa aman
Dengan mu ku merasa damai
Dengan mu ku merasa tentram
Dengan mu ku merasa kasih sayang
Dengan mu ku merasa cinta yang dalam
Tiada dirimu ku sangat kesepian
34
Aku adalah merpati yang tak bersayap
Tak dapat menembus awan
Dan tak dapat berenang ke laut bebas
Tetapi aku menpunyai ketulusan
Yang akhirnya dapat mengajakku terbang
Tuk menggapai cintamu yang dalam
35
Trbuai bayangmu terdampar cintamu
Tercipta kasihmu membelai wajahku
Menghiasi mimpimu mendatangkan ceritaku
Yang berlalu dan membuka lembaran baru
Kehilangan mu tak pernah terlintas dibenakku
36
Biarlah ini berlalu meninggalkan waktu
Begitu indah kau di mataku
Begitu setianya cintamu
Begitu dalam kasih sayang yang kau beri untukku
Membuat ku tak bisa melupakanmu
Terima kasih ku ucapkan padamu
Atas ketulusan cintamu pada diriku
37
Cerita cinta masa laluku
Cerita itu sangat sulit tuk dibuang
Kenangan itu sangat besar tuk diabaikan
Semuanya berakhir dengan kemunafikan
Tiada kata dengan keindahan
38
Mengapa kau selalu ada di hati
Kau selalu ada didalam mimpi
Kau selalu ada difikiran ini
Dan kau selalu ada disetiap hari
Kemanapun kaki melangkah pergi
Ku selalu mengingatmu
Kau selalu ada untukku
Disaat suka maupun duka
Kau selalu menghiburku
Di setiap hari-hariku
Di kala menangis maupun tertawa
39
Sinar mentari menyinari pagi
Embun-embun membasahi hari
Cinta sejati hanyalah mimpi
Yang tak’kan pernah terjadi
Suatu saat bisa datang dan pergi tanpa permisi
Kemanapun akan berlari
Sampai kapanpun cobalah tuk sabar menanti

Ku rangkaikan kesetian dalam hidup ini
Maafkan yang telah terlanjur menyakiti
Detik ini mencoba tuk mencintai
Mengerti akan cinta yang kau beri
Kasih sayang yang tak bertepi


Tak henti ku menulis puisi
Agar kau mengerti isi hati
Yang terpendam selama ini
Berharap kau adalah kekasih sejati
Yang selalu ku nanti
Sampai suatu saat nafas ini terhenti

40
Senyumanmu selalu menghiasi mimpiku
Wajahmu selalu terlintas difikiranku
Matamu selalu terbayang di hatiku
Tawamu selalu ada didalam hidupku
Cinta ini kan ku bawa sampai akhir hayatku
Sampai hilang nyawaku
Sampai ku tak menginjak bumimu
Benih-benih cintamu
Tak”kan terlepas begitu saja dalam hidupku
Biarpun hujan,badai dan kilat pun turut serta
Ku akan tetap setia pada dirimu
41
Jika mata tuk melihat
Telinga untuk mendengar
Hidung untuk mencium
Kaki untuk berjalan
Maka hati dalah menjaga perasaan
Seseorang yang kita sayang
Dan cinta bukanlah untuk di permainkan



42
Butuh 1 detik tuk mendekati
Butuh 1 menit tuk mengenalmu
Butuh 1 jam tuk mengerti keadaanmu
Butuh 1 hari tuk menyukaimu
Butuh 1 minggu tuk menyayangimu
Butuh 1 bulan tuk mencintaimu
Butuh 1 tahun tuk meraih cintamu
Tapi butuh ribuan tahun tuk meleyapkanmu dari hidupku
43
Curahan datangnya dari hati
Indahnya hanya untuk sementara
Nikmat hanya sekedarnya
Tempat dimana kau menangis dan tertawa
Akankah bertahan untuk selamanya
44
Sebuah puisi terindah yang pernah ku buat
Bermakna dalam dan mencekam
Seperti layaknya sang bintang
Yang selalu menyinari ketika malm datang
Kini semua terniang
Bagai burung-burung yang bertebangan
Begitu indah saat memandang
Membuat diri ini melayang
Sekarang kau telah pergi menghilang
Hanya sejuta kenangan yang kau tinggalkan


45
Resapilah sebuah perkenalan
Seolah-olah inilah arti sebuah persahabatan
Yang akan menciptakan perdamaian
Perasaan pun sangat menyedihkan
Awalnya sungguh menyenangkan

Perpisahan ini membuat luka yang mendalam
Seperti kehilangan arah dan tujuan
Yang akhirnya menjadi permusuhan
Cinta itu butuh pengorbanan
Janganlah engkau sia-siakan
Pertemanan bukanlah larangan
Yang hanya memandang kesempurnaan
Jika kau sadar akan kesalahan yang pernah kau lakukan
Suatu saat nanti kau pasti akan dapatkan balasan

46
Waktu terus bergulir
Mentari berganti bulan
Bulan berganti tahun
Cinta menjadi kebencian
Ungkapan untukmu tiada lagi
Kata-kata ku telah habis
Sahabat sejati hanyalah mimpi
Bila nanti ku temukan
Kan ku peluk ia sampai mati


47
Ucapanmu terlalu indah untukku
Senyumku memang tak seindah senyummu
Tetapi mengapa semua ucapanmu itu palsu
Hingga hatiku merasa ragu
48
Tempai ini begitu sepi
Diantara dua hati
Ingin memilih yang terbaik
Tuk mendampingi hidupku nanti
49
Pergi keangkasa luas bersama bintang
Menembus langit yang tak bertiang
Berharap keajaiban akan datang
Menemuiku dimalam yang terang

Ayah kau terbaring kaku diatas ranjangmu
Kau diam membisu tak berkata apapun kepadaku
Hanya suara tangisan kecil yang menetes dikedua bola mataku
Aku hanya ingin kau tahu betapa ku sangat menyayangimu

Hanya kenangan terindah yang dapat ku ciptakan
Hanya kehangatan malam yang dapat ku rasakan
Semuanya kini tinggal kenangan
Tiada lagi yang dapat ku persembahkan
Meski alam telah memisahkan kita
Tetapi engkau tetap ayahku yang tercinta

Kan ku ingat jasamu
Kan ku doa’kan dirimu selalu
Kan ku bayangkan kasih sayangmu yang dulu
Terima kasih ayahandaku
50
Angin berhembus menghapus malam
Malam pun berganti siang
Mentari jatuh mengisi hari
Tersipu malu menatap bumi

Terlalu cepat kau mendekatiku
Terlalu cepat pula kau menjauhiku
Secepat itukah waktu yang berlalu
Secepat itu juga kau melupakanku

Hanya hati ini yang tahu
Hanya rasa ini yang memadu
Meskipun begitu
Ku tetap mengagumimu
51
Jangan biarkan warna itu pudar begitu saja
Jangan biarkan pelangi menghilang terbawa awan
Jangan biarkan kesunyian malam menghapus kenangan
Jangan biarkan kemunafikan melekat dalam kehidupan
Cobalah berikan satu kepastian agar tak ada lagi keraguan
52
Mendungnya awan tak menghapus jejak langkahmu
Kegelapan malam tak menghapus wajahmu
Keindahan pantai tak menghapus kenangan itu
Mentari pagi tak”kan menghapus senyuman terindahmu
Rintihan hujan yang datang tak jua menghapussemua tentangmu
53
Perkenalan memang begitu indah
Perpisahan sungguhlah menyakitkan
Mengapa kita di pertemukan bila akhirnya harus dipisahkan
Beribu cara ku tempuh tuk melupakan serta menghilangkan
Tapi sampai kapankah ku harus bertahan
Hanya seuntai doa yang dapat ku persembahkan
Agar dirimu senantiasa dalam kedamaian
54
Ku tak pernah tahu akan cinta itu
Banyak cinta di sekelilingku
Namun ku hanya ingin mencintaimu
Dan tak”kan berpaling darimu
55
Cinta ……………….
Cinta itu memang rumit
Cinta sulit tuk di mengerti
Terkadang membuat pusing 7 keliling
Tapi ingat tanpa cinta hidup pasti akan terasa hampa
56
Berlinang air mata membasahi wajahmu
Sejenak ku berfikir apa salahku
Sehingga kau begitu
Maafkan kesalahan ku
Ku tak bermaksud tuk menyakitimu
Ku hanya ingin mencari cinta yang tulus
58
Di saat ku sedih kau selalu ada
Di saat ku senang kau juga ada
Di saat ku sepi kau selalu menemani
Di saat ku gundah kau selalu ada disisi
Begitu banyak perhatian yang kau beri
Maaf jika ku tak bisa membalas semua ini
59
Sebuah kata-kata indah hanya ku persembahkan hanya untuk dirimu seorang
Disinilah ku memberanikan diri tuk mengungkapkan
Semua isi hatiku yang terdalam untukmu sayang
Sebenarnya sampai saat ini ku masih menyayangi dan mencintaimu
Tetapi ku tak bisa memilihmu sebagai kekasih terbaikku
Karena kau belum merubah sifat mu itu
60
Semua gara-gara cinta
Membuat insan menjadi gila
Mengejar tak tahu arahnya
Selalu saja ingin memikirkannya

Cinta dimanakah kau berada
Wahai cinta mendekatlah
Aku tak mau jauh darimu
Dan tak ingin hidup sia-sia tanpa kehadiranmu

Kunanti kan sampai akhir hayatku
Biarkan aku menunggumu
Namun kau tak datang jua padaku
Kau telah pergi meninggalkanku

Ini hanyalah sebuah puisi untukmu
Karena ku tak bisa melupakanmu
Kau pergi baru satu hari
Tetapi rasa rindu itu telah menghantui
Aku akan selalu merindukan mu pujaan hati
61
Begitu indah memandang wajahmu
Seperti bulan tersenyum pada sang bintang
Pancaran bola matamu membuat jantungku merasa deg-degkan
Ketika melihat dirimu seorang
Kau timbulkan bias-bias cinta
Yang lama-kelamaan kau tinggalkan begitu saja
62
Lihatlah ku disini
Sedang bernyanyi
Sambil menari sendiri
Kau datang hadirkan cinta ini

Kini kau telah pergi
Tinggalkan ku sendiri
Tiada yang menemani
Hanya engkau yang ku miliki
Akankah kau kembali
Bersama ku lagi

63
Cinta ………..
Ku tak mengerti apa arti cinta itu
Cinta tak memandang harta
Cinta datangnya dari hati bukan dari mata
Cinta hanya bisa di ceritakan

Aku mencintai seorang pria yang mengerti aku
Tetapi sayang dia lebih tua dariku
Apakah itu bisa dinamakan cinta untukku
Aku tak”kan pernah mengerti arti cinta itu
64
Melihat ia menatapku
Dengan senyuman terindah nya
Terima kasih kekasih yang kini ada di dalam hatiku
Tapi kau bukanlah kekasih yang sesungguhnya bagiku

Kau adalah pria yang membuat bahagia hatiku
Walaupun kau seringkali menyakitiku
Aku tetap mencintaimu
Wahai cinta pertamaku
65
Mencoba mendekatimu
Mencoba tuk meraih hatimu
Dulu aku sungguh mencintaimu
Kini rasa itu telah hilang bagai debu

Hatiku merasa terpukul
Melihat kemesraan mu bersama temanku
Dan tingkah laku seolah tak menentu
Tidakkah kau sadari kau telah menyakitiku
67
Cinta hanya tinggal kenangan
Yang tak bisa tuk dilupakan
Semua insan yang mencinta
Kasih sayang penuh harapan

Perhatian yang selalu ku dambakan
Yang selalu ingin diperhatikan
Kapan ku punya pacar
Layaknya bunga yang mekar
68
Setiap kata yang terucap
Setiap langkah yang salah
Lapangkanlah hatimu sayang
Jika ada salah dan khilaf
Mohon di maafkan
69
Saat ini aku merindukan kekasihku
Tapi kini kau tak peduli lagi padaku
Kau hancurkan hatiku
Kau berpaling dariku

Terimalah puisi ini dariku
Bacalah dengan penghayatanmu
Biarlah waktu yang bicara padamu
Apa maksud diriku mencintaimu

Walau kau bukan pilihan hatiku
Tapi ku mulai jatuh hati padamu
Kini perhatian itu telah layu
Sungguh meski begitu
Aku tetap mencintaimu
70
Kini kau telah pergi
Hanya kenangan yang tersirat dihati ini
Kau telah meninggalkan kami
Menuju alam kekal nan abadi
Dalam sejarah hidupmu kau tak pernah letih
Mengejar sesuatu yang terbesit dalam hati nurani
Jika ini memang takdir yang harus kuhadapi
Ku relakan kau pergi dengan ketulusan hati
71
Disini ku hanya sendiri
Tak ada satu orang pu yang menemani
Aku sangat kesepian disini
Meski ada bulan dan bintang yang menemani

Tetapi aku tetap merasa sunyi dan sepi
Mengapa tak ada yang menemaniku
Aku hanya bisa bernyanyi
Tentang kesedihan diri ini

Oh tuhan… apa tak ada teman untukku disini
Aku ingin seperti mereka yang mempunyai sahabat sejati
Berikanlah aku sahabat sejati
Sahabat yang mengerti diriku ini
72
Kau menatapku dengan tajam
Aku menjadi ketakutan
Saat ini ku ingin memimpikanmu
Jangan kau tinggalkan dirinya demi aku

Aku juga menyayangimu
Tapi jangan sakiti hatinya
yang sangat mencintaimu
Melebihi cinta ku padamu

Ku mohon jauhi aku
Tak perlu lagi kau menemuiku
Dimanapun itu
Kalau engkau terus begitu
73
Aku ingin melupakan masa lalu
Masa lalu yang mencekam bagiku
Masa-masa sedih berubah jadi indah
Seperti indahnya sang pelangi

Aku ingin melihatmu lagi
Biasanya kau hadir di waktu perih
Warna mu melukiskan kehidupan ini
Layaknya bunga sedang bermekaran sunyi